Dulu Diperjuangkan Mati-matian, Kini Anak Pangandaran Disebut Kian Sulit Masuk PSDKU Unpad
Tak hanya menyediakan lahan sekitar 20 hektare di Desa Cintaratu, Pemkab Pangandaran juga menggelontorkan anggaran besar untuk merehabilitasi total bangunan eks SDN 1 Cikembulan sebagai lokasi perkuliahan sementara. Berbagai fasilitas, mulai dari sekat ruangan, pendingin udara, mebel hingga akses jalan, seluruhnya dibangun menggunakan APBD.
Bahkan, ketika mahasiswa angkatan pertama diwajibkan tinggal di asrama sementara fasilitas belum tersedia, pemerintah daerah menyewa Hotel Sinar Rahayu sebagai tempat tinggal 103 mahasiswa. Seluruh biaya penginapan, konsumsi hingga transportasi menuju kampus ditanggung pemerintah sebelum mahasiswa dipindahkan ke Asrama Bani Husein.
Tak berhenti di situ, Pemkab Pangandaran saat itu juga memberikan subsidi sebesar 50 persen biaya kuliah bagi mahasiswa asal Pangandaran.
Namun, menurut Iwan, pengorbanan besar tersebut semestinya diimbangi dengan komitmen agar masyarakat Pangandaran menjadi penerima manfaat utama.
Ia mengungkapkan, saat awal pendirian PSDKU, mantan Bupati Jeje Wiradinata bersama Rektor Unpad kala itu, Prof Tri Hanggono Achmad, telah menyepakati bahwa minimal 50 persen kuota mahasiswa diperuntukkan bagi warga Pangandaran, selama memenuhi syarat akademik yang ditetapkan.
Editor: Irfan Ramdiansyah