Jejak Kuliner Khas Pangandaran, Pindang Gunung Tetap Menyala di N,Ter Food Kampung Wisata

“Ini bukan cuma masakan ikan. Ini cerita tentang Pangandaran,” ujar Nanang Sanudin, yang akrab disapa Nanang Kartu putra daerah yang konsisten mengangkat kembali kuliner lokal tersebut.
Baginya, Pindang Gunung adalah identitas, bukan tren sesaat. Secara tampilan, Pindang Gunung memang tak neko-neko. Tapi jangan salah. Racikan bumbunya punya karakter kuat. Cabai rawit atau cengek khas Sunda, kunyit, terasi, bawang merah, garam, hingga penyedap rasa berpadu dalam kuah berwarna keruh kekuningan.
Rasa asamnya pun bukan dari asam jawa, melainkan honje. Jika honje sulit didapat, daun kedondong menjadi pengganti yang tetap mempertahankan aroma khas.
Soal ikan, Pindang Gunung tidak pilih-pilih. Hampir semua jenis ikan laut bisa digunakan, mulai dari mangmung, kakap merah, bawal hitam, hingga ikan kue. Yang terpenting, ikan harus segar dan kuahnya “jadi”. Dua syarat itu tak bisa ditawar.
Editor : Irfan Ramdiansyah