Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menangis Histeris! Gelang Emas Penjual Ikan Dijambret, Polisi Bekuk Terduga pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Petasan Rakitan Meledak di Mangunjaya Pangandaran, Polisi Masih Dalami Kasusnya

Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:26 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Diduga Petasan Rakitan Meledak di Mangunjaya Pangandaran, Polisi Masih Dalami Kasusnya
Polisi terus dalami kasus petasan jumbo yang meledak. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Kasus ledakan petasan jumbo yang melukai dua pemuda di Dusun Babakan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, kini terus didalami pihak kepolisian. Peristiwa yang sempat menghebohkan warga pada Jumat siang (6/3/2026) itu menyisakan luka serius bagi dua korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan keras yang terdengar hingga beberapa rumah itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Dua pemuda, A.S. (22) dan H.R.A. (19), mengalami luka berat setelah diduga terlibat dalam pembuatan petasan berukuran besar.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman mengatakan, polisi langsung turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Tim kepolisian bersama anggota Inafis Satreskrim melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian, mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi,” kata Kapolsek.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah serpihan kertas dan material yang diduga kuat merupakan sisa petasan yang meledak. Hal itu menguatkan dugaan sementara bahwa ledakan berasal dari petasan rakitan.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut