Jejak Kuliner Khas Pangandaran, Pindang Gunung Tetap Menyala di N,Ter Food Kampung Wisata
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Di tengah gempuran kuliner modern, menu viral, dan sajian instan yang menjamur di kawasan wisata Pangandaran, satu masakan tua justru kembali mencuat ke permukaan. Namanya Pindang Gunung. Masakan sederhana, berkuah, pedas-asam, namun menyimpan cerita panjang tentang Pangandaran sebelum dikenal sebagai destinasi wisata.
Pindang Gunung bukan sekadar urusan perut. Ia adalah potongan sejarah yang direbus pelan-pelan oleh waktu. Masakan ini lahir dari masa ketika Pangandaran belum seramai sekarang, bahkan belum sepenuhnya menjadi pesisir wisata. Konon, wilayah ini dahulu masih berupa hutan, tempat orang gunung dan orang laut hidup berdampingan.
Cerita turun-temurun menyebutkan, ikan hasil tangkapan nelayan pesisir dibawa naik ke wilayah gunung. Di sanalah ikan dimasak oleh orang gunung dengan bumbu seadanya, lalu dibawa kembali turun ke pesisir untuk disantap bersama.
Dari dapur sederhana di perbukitan itulah, nama Pindang Gunung lahir dan bertahan hingga kini.
Editor : Irfan Ramdiansyah