Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Inisiatif Kelompok Relawan, Peran Hudang dan Lingsanggeni dalam Tradisi Ngobeng Balong
Advertisement . Scroll to see content

Tradisi Pembacaan Sajarah Kacijulangan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 22:09 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Tradisi Pembacaan Sajarah Kacijulangan
Tradisi Pembacaan Sejarah Kacijulangan ( Foto: InewsPangandaran.id/ist)

"Kalimat tersebut menciptakan awalnya alam semesta. Dari mulai alam ahadiah itu durung ana kang sawiji-wiji. Alam suwung kangsajatining suwung, dengan artian belum ada siang dan malam belum ada cahaya, gelap, belum ada apa-apa. Yang ada hanya dzat naisa kamisllihi," terang Erik.

Tak hanya itu tambah Erik, dilanjut dengan penciptaan Nur Muhammad, terciptanya kanjeng para Nabi, para rosul.

"Secara rinci menceritakan dari mulai penciptaan Nabi Adam, manusia pertama Ing Dalam Sawarga. Sampai diturunkannya ke alam dunia. Hingga menceritakan punya turunan yang banyak," pungkasnya.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut