Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jembatan Pongpet dan Alarm Kegagalan Tata Kelola
Advertisement . Scroll to see content

Bau Limbah Cemari Wisata Pangandaran, PHRI : Drainase Amburadul, Hotel Jadi Kambing Hitam

Selasa, 03 Februari 2026 | 18:19 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Bau Limbah Cemari Wisata Pangandaran,  PHRI : Drainase Amburadul, Hotel Jadi Kambing Hitam
PHRI pun mendesak Pemerintah Daerah Pangandaran segera menyusun rencana induk drainase dan sistem pembuangan limbah terpadu. ( Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id -  Keluhan warga dan wisatawan soal bau menyengat yang kerap tercium di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, kembali mencuat dan bikin resah. Aroma tak sedap itu tak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga mengancam citra destinasi wisata unggulan di selatan Jawa Barat.

Namun di tengah sorotan tajam publik, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran angkat bicara. Mereka menegaskan, hotel tidak bisa serta-merta dituding sebagai biang limbah.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana, menyebut persoalan limbah di kawasan wisata Pangandaran bukan cerita baru. Masalah ini, kata dia, sudah berlangsung lama dan tak pernah ditangani secara menyeluruh.

“Setiap ada bau, yang dituding pasti hotel. Padahal Pangandaran ini satu kawasan campur aduk, ada rumah penduduk, WC umum, hingga aktivitas lain yang sama-sama menghasilkan limbah,” tegas Agus saat ditemui di TIC Pangandaran, Selasa (3/2/2026) siang.

Agus menegaskan, hampir seluruh hotel di Pangandaran sudah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun ironisnya, hotel tetap kerap dijadikan sasaran empuk setiap kali masalah bau mencuat ke permukaan.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut