Jeje: Omongan Saya Terbukti! Benur Mati Massal, DLH Jabar Ungkap Dugaan Pencemaran Laut Pangandaran
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, meluapkan kekecewaannya setelah kekhawatiran para nelayan terkait dampak tumpahan batu bara dari tongkang Nautica 22 di perairan Cibenda dinilai terbukti.
Jeje menegaskan, sejak awal HNSI telah meminta pemerintah menutup sementara aktivitas di kawasan terdampak. Namun usulan tersebut sempat dipertanyakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pangandaran karena dianggap tidak memiliki dasar yang kuat.
Kini, setelah muncul laporan kematian massal benur atau bibit lobster serta sejumlah biota laut di lokasi terdampak, Jeje menyebut fakta di lapangan menjadi bukti nyata.
"Saya kecewa benar sama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan. Dua-tiga hari yang lalu mereka meng-counter pernyataan saya, mempertanyakan apa dasarnya penutupan sementara. Saya bilang dasarnya sudah ada, material yang tumpah itu mengandung B3 seperti arsenik, merkuri dan lainnya," tegas Jeje.
Editor : Irfan Ramdiansyah