Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Rencana Hibah 30 Hektare ke ISBI, Tokoh Agama Singgung Warga Pangandaran Banyak Belum Miliki Lahan
Advertisement . Scroll to see content

Datangi DPRD, Pemilik Warung Hiburan Malam yang Ditutup Minta Kejelasan Nasib Usaha Mereka

Rabu, 14 Desember 2022 | 19:39 WIB
  • author Eris Riswana
Datangi DPRD, Pemilik Warung Hiburan Malam yang Ditutup Minta Kejelasan Nasib Usaha Mereka
Pemilik cafe mendatangi DPRD tanyakan kejelasan nasib mereka.( Foto: iNewsPangandaran.id/Eris Riswana)

PANGANDARAN, iNews.id - Perwakilan para pelaku usaha warung hiburan malam yang ditutup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran Jawa barat, kembali mendatangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kedatangan mereka untuk menanyakan kejelasan tentang nasib mereka.

Sebelumnya 33 warung tersebut  ditutup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, penutupan tersebut karena Cafe atau warung hiburan malam ini terindikasi melakukan praktek maksiat, diantaranya prostitusi.

Perwakilan pengusaha warung Ujang Bendo mengatakan, pihaknya memberi waktu selama 6 hari kepada DPRD dan pemerintah, untuk memberi jawaban soal kepastian nasib pengusaha cafe yang ditutup.

"Kami pun sudah mencoba untuk membuat model perizinan bagi usaha cafe ini, dan sudah disampaikan tadi, "ucapnya kepada Media Rabu 14 Desember 2022.

Menurutnya, model perizinan tersebut belum tentu diterima atau tidak, tergantung musyawarah dengan Pemkab Pangandaran seperti apa diterima atau tidak nya.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut