PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Penyakit yang kerap dianggap sepele ternyata bisa berujung mematikan. Leptospirosis, infeksi bakteri yang ditularkan melalui urine tikus, menjadi perhatian serius RSUD Pandega Pangandaran dalam program NGOBATAN (Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan) yang digelar pada Kamis (9/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, dokter umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Dede Nova Sholihah, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal leptospirosis yang sering kali mirip penyakit biasa, seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, hingga mata merah.
"Leptospirosis sering tidak disadari karena gejalanya menyerupai penyakit lain. Padahal jika terlambat ditangani, dampaknya bisa sangat berbahaya," ujar dr. Dede.
Ia menjelaskan, bakteri Leptospira menyebar melalui air atau tanah yang telah terkontaminasi urine hewan, terutama tikus. Seseorang bisa tertular saat memiliki luka pada kulit atau kontak langsung dengan air maupun lumpur yang tercemar.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
