Krisis Air Bersih di Pangandaran, Warga Rela Antre di Sumur Tua Demi Bertahan Hidup

Irfan ramdiansyah
Warga Desa Sindangwangi, Pangandaran, membawa jerigen menuju sumur tua yang menjadi andalan saat krisis air bersih akibat musim kemarau. (Foto : iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Musim kemarau yang telah berlangsung hampir dua bulan mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Di Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, warga kini harus berjibaku mendapatkan air bersih setelah sebagian besar sumur milik mereka mengalami penyusutan debit, bahkan mulai mengering.

Setiap pagi dan sore, warga berbondong-bondong menuju sebuah sumur tua yang berada di kawasan perkebunan. Meski lokasinya cukup jauh dari permukiman, sumur tersebut menjadi satu-satunya harapan karena masih menyimpan air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Pemandangan antrean warga membawa jerigen, ember hingga tumpukan pakaian kotor menjadi rutinitas baru selama musim kemarau. Mereka bergantian menimba air untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Bagi warga, perjuangan mendapatkan air bukan perkara mudah. Mereka harus berjalan kaki cukup jauh sambil membawa wadah kosong, lalu kembali memikul beban berat berisi air menuju rumah.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network