PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suasana tenang di kawasan Pantai Muara Tagog, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, mendadak berubah geger. Seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir pantai, Jumat (29/5/2026) sore. Penemuan jasad perempuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar.
Lokasi penemuan berada di Dusun Bojong Kares RT 001 RW 015 Desa Babakan, tepatnya dekat kawasan Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran.
Dari informasi yang dihimpun menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang baru pulang memancing sekitar pukul 16.00 WIB. Saat melintas di lokasi, saksi melihat tubuh korban sudah terdampar di bibir pantai dalam keadaan meninggal dunia.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian. Menariknya, sekitar dua jam sebelumnya atau pukul 14.00 WIB, saksi yang sama mengaku sempat melewati lokasi tersebut namun belum melihat adanya korban.
Mendapat laporan warga, aparat gabungan dari Polsek Pangandaran, Sat Polairud, Sat Reskrim, Tim Inafis, serta personel terkait lainnya langsung bergerak menuju lokasi. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, meminta keterangan sejumlah saksi, hingga mengevakuasi korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin mewakili Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menjelaskan, proses identifikasi berhasil mengungkap identitas korban.
Korban diketahui berinisial RH (43), warga Kecamatan Pangandaran. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan indikasi penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal akibat tenggelam,” ungkapnya.
Keterangan dari pihak keluarga juga mengungkap bahwa korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dalam beberapa waktu terakhir. Keluarga korban memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses autopsi.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penanganan administrasi dan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Namun berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kasus ini diduga kuat merupakan kecelakaan murni akibat tenggelam dan tidak ditemukan unsur tindak pidana.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai maupun perairan, terutama di area yang memiliki arus dan kondisi alam yang tidak menentu.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
