PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Kebijakan penataan parkir di kawasan Pantai Pangandaran yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Pangandaran justru memantik gelombang protes. Alih-alih disambut mulus, aturan baru itu bikin pedagang kecil ketar-ketir. Mereka mengaku omzet terancam anjlok karena wisatawan disebut makin sulit menjangkau lapak dagangan.
Suasana memanas saat Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, turun langsung menemui massa di tepi jalan kawasan pantai, Selasa, 17 Februari 2026. Pertemuan terbuka itu berubah jadi ajang curhat panjang para pedagang dan pelaku wisata yang merasa kebijakan parkir terpusat terlalu memberatkan.
“Kalau parkirnya dijauhkan dari tempat kami jualan, wisatawan mau jalan sejauh apa? Yang ada mereka malas mampir. Kami ini hidup dari pembeli dadakan,” celetuk seorang pedagang dengan nada tinggi.
Bukan tanpa alasan pedagang bersuara lantang. Sejak uji coba penataan parkir diberlakukan, kendaraan wisatawan diarahkan ke titik-titik tertentu yang letaknya tidak lagi persis di depan deretan kios. Kondisi itu dinilai memutus “urat nadi” transaksi spontan yang selama ini jadi andalan pedagang kecil.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
