Hari Hemofilia Sedunia, Dokter Ingatkan: Wanita dan Anak Perempuan Juga Rentan

Eris Riswana
Edukasi Hemofilia. ( Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Jangan anggap remeh luka kecil yang tak kunjung berhenti berdarah. Di balik tetesan darah yang terlihat sepele, bisa jadi tersimpan penyakit langka yang mengintai diam-diam, hemofilia.

Memperingati Hari Hemofilia Sedunia, Dokter Spesialis Anak di RSUD Pandega, Dyah Rahmawanti, angkat suara. Ia mengingatkan masyarakat Pangandaran agar tidak lagi menutup mata terhadap gangguan perdarahan seperti hemofilia dan Von Willebrand Disease (VWD).

Menurut Dyah, hemofilia bukan sekadar penyakit biasa. Ini adalah kelainan genetik yang membuat darah sulit membeku. Artinya, ketika orang normal hanya mengalami luka kecil yang cepat kering, penderita hemofilia justru bisa mengalami perdarahan lebih lama, bahkan dari goresan ringan sekalipun.

“Bagi sebagian orang, gejala ini muncul sejak kecil dan bisa sangat membahayakan jika tidak ditangani dengan benar. Sayangnya, masih banyak yang belum memahami kondisi ini,” tegas Dyah.

Yang lebih mengejutkan, selama ini hemofilia kerap dicap sebagai “penyakit laki-laki”. Perempuan dianggap hanya sebagai pembawa gen. Padahal, fakta medis berbicara lain. Banyak perempuan juga mengalami gejala perdarahan, tetapi sering tak disadari atau bahkan salah diagnosis.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network