get app
inews
Aa Text
Read Next : Lagu Siti Mawarni Viral di Medsos, Doakan Bandar dan Beking Sabu Dicabut Nyawa

Viral! Sopir Bus Curhat Soal Parkir Pangandaran, Fasilitas Minim Jadi Sorotan

Rabu, 08 April 2026 | 20:00 WIB
header img
Sopir Bus Keluhkan Parkir Pangandaran, Fasilitas Tak Layak Picu Reaksi Warganet. ( Foto: tangkapan layar)

Curhatan tersebut sontak memantik reaksi publik. Banyak warganet yang merasa kondisi itu tidak layak dan meminta pemerintah daerah segera turun tangan.

Yudi pun menutup videonya dengan harapan besar agar ada perubahan nyata dari pihak terkait, demi kenyamanan para sopir bus pariwisata yang menjadi bagian penting dalam industri wisata.

Kini, sorotan publik tertuju pada pemerintah daerah Pangandaran. Akankah keluhan ini ditindaklanjuti, atau justru kembali tenggelam di tengah ramainya isu viral lainnya?

Tak hanya Yudi, deretan komentar warganet justru memperkuat kondisi yang terjadi di lapangan. Akun Oki Joe menyebut adanya dugaan biaya parkir yang tinggi dan berlapis.

“Di gerbang diminta Rp75 ribu, di dalam parkir lagi Rp50-75 ribu per bus. Pangandaran asa loba pungli,” tulisnya.

Keluhan lain datang dari akun Iwan Ridwan M yang menyoroti nasib kru bus.

“Crew bus tara dianggap, dahar mayar, WC mayar. Sok hoream order Pangandaran,” ungkapnya.

Komentar bernada serupa juga disampaikan Galugu Jaya yang meminta perhatian pemerintah.

“Perhatoskeun atuh fasilitas keur sopir, minimal aya tempat istirahat, musola, WC gratis,” tulisnya.

Sementara itu, Lofian An Jalalen menilai fasilitas parkir memang perlu ditingkatkan, termasuk layanan shuttle.

“Fasilitas kudu dilengkepan, shuttle juga harus ditambah apalagi musim liburan,” katanya.

Viralnya video ini menjadi sinyal kuat bagi pengelola wisata di Pangandaran. Di tengah upaya meningkatkan kunjungan wisatawan, persoalan mendasar seperti fasilitas sopir justru mencuat ke permukaan.

Padahal, sopir bus pariwisata merupakan ujung tombak pergerakan wisata. Jika mereka merasa tidak nyaman, bukan tidak mungkin mereka enggan kembali membawa rombongan ke daerah tersebut.

Yudi Subur pun berharap ada respons nyata dari pemerintah daerah. Kini publik menanti langkah konkret. Akankah Pangandaran berbenah dan menjadi destinasi yang lebih ramah bagi semua, atau keluhan para sopir ini hanya akan jadi cerita viral sesaat?

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut