get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Telur Rebus hingga Kacang Tanah, MBG Dipertanyakan Lagi: Berulang Seolah Tanpa Pengawasan

Lagi Menu MBG Dipertanyakan, Netizen Ramai Sindir Anggaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 19:19 WIB
header img
Lagi dan lagi, menu Program Makan Bergizi (MBG) kembali jadi sorotan. (Foto: tangkapan layar)

Sementara Ade Sr. menyinggung dengan kalimat, “Dagang sami sami hoyong gaduh bati.”

Tak kalah satir, Amar Muarif Pratama menyebut, “35rb jeung bensinan 1 liter,” yang langsung mengundang respons balik dari pengunggah.

Erni Kurniasih pun ikut bertanya, “Jatah sabaraha poe.”

Komentar bernada menyindir juga datang dari Widi Doank yang menulis, “beuki sae MBG na.”

Sedangkan Siti Maesaroh berujar ringan, “Kde nging wawartos KA pa Dedi ya. Haha.”

Akun Nona Vania menimpali, “masyaaalooh mani sae BMKG na,” disertai emoji menangis tertawa.

Edi Permana menaksir, “Di handapeun 10 rb.”

Namun Ika Mustika Rahayu langsung menyahut, “10 RB g hnteu jigana.”

Komentar lain datang dari Sukmayanti Sukmayanti yang menulis, “10 rebu eta aya moal.”

Sementara Teddy Kjm menilai singkat, “Makin parah.”

Ada pula yang melempar candaan berlebihan. Toro Ardiansyah menulis “5M,” disusul Maya Amelia dengan “1 triliun.”

Sedangkan Dede Irwan hanya menuliskan angka singkat, “13.”

Ragam komentar itu memperlihatkan dua sisi respons publik. Ada yang jelas-jelas menyindir nilai anggaran, ada yang sekadar bercanda, dan ada pula yang menyiratkan kekecewaan.

Fenomena ini menambah daftar panjang perbincangan soal menu MBG di Kabupaten Pangandaran. Dalam beberapa waktu terakhir, isu variasi menu dan nilai per porsi kerap muncul di media sosial maupun grup percakapan warga.

Program MBG sejatinya dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi anak-anak sekolah. Namun ketika isi paket dinilai sederhana dan tak sesuai ekspektasi sebagian masyarakat, ruang diskusi pun terbuka lebar.

Di era digital, satu unggahan bisa memantik puluhan hingga ratusan opini. Lagi dan lagi, menu MBG menjadi bahan obrolan. Netizen bersuara dengan gaya masing-masing dari yang santai, menyindir, hingga terang-terangan mempertanyakan.

Apakah ini sekadar dinamika warganet? Atau sinyal agar evaluasi dilakukan lebih serius?

Yang pasti, sorotan publik belum juga reda. Dan seperti sebelumnya, perdebatan soal menu MBG kembali berulang.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut