Ratusan Warga Pangandaran Geruduk Kantor MBA, Merasa Tertipu Investasi Digital Diduga Skema Ponzi
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suasana tegang pecah di sebuah kantor yang disebut-sebut sebagai pusat operasional aplikasi investasi digital “MBA” di Kabupaten Pangandaran, Senin (9/2/2026). Ratusan warga yang mengaku menjadi korban mendatangi lokasi tersebut setelah merasa tertipu janji keuntungan besar dalam waktu singkat.
Sejumlah korban mengaku mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, ada yang nekat menggadaikan hingga menjual aset pribadi demi mengikuti investasi yang kini diduga bermasalah tersebut.
Kerumunan massa sempat memicu kericuhan kecil. Warga menuntut kejelasan nasib dana mereka yang hingga kini diklaim tidak bisa ditarik. Beberapa korban terlihat emosi dan mendesak pihak pengelola agar bertanggung jawab atas kerugian yang mereka alami.
Mendapat laporan adanya kerumunan dan potensi gangguan keamanan, Polres Pangandaran langsung turun melakukan pengamanan. Aparat berupaya menenangkan massa serta memastikan situasi tetap kondusif agar tidak terjadi tindakan anarkis.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan bahwa pihaknya saat ini fokus pada pengamanan serta pendataan korban yang melapor. Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak untuk mendalami dugaan praktik investasi ilegal yang melibatkan aplikasi tersebut.
Editor : Irfan Ramdiansyah