get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Ramadhan, Warga Pangandaran Ramai Berziarah ke Makam

Potret Kehidupan Pilu Lansia di Pelosok Desa, Cari Rp100.000 Butuh 10 Hari Kerja Keras

Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:55 WIB
header img
Uuk memeras tenaga hingga berhari-hari hanya demi mengumpulkan uang Rp100 ribu untuk bertahan hidup. ( Foto: Kiki)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Di tengah laju pembangunan dan modernisasi yang terus digembar-gemborkan pada 2026, kenyataan pahit masih menghantui sudut-sudut desa di Pangandaran. Potret getir kehidupan pasangan lanjut usia ini menjadi gambaran nyata bahwa kesejahteraan belum sepenuhnya merata hingga ke pelosok.

Kisah pilu tersebut datang dari Desa Masawah, wilayah terpencil di Kecamatan Cimerak. Di sana, sepasang suami istri renta harus memeras tenaga hingga berhari-hari hanya demi mengumpulkan uang Rp100.000 untuk bertahan hidup.

Pasangan itu adalah Uuk Rukaenah (65) dan suaminya Saedin (70). Di usia senja yang seharusnya menjadi masa istirahat, keduanya justru masih berjibaku dengan pekerjaan kasar. Mereka tinggal berdua di rumah sederhana setelah anak-anaknya berumah tangga dan menjalani kehidupan masing-masing.

Setiap hari, sebelum matahari meninggi, Uuk dan Saedin sudah bersiap memulai aktivitas. Jika ada panggilan membantu di sawah milik warga, mereka berangkat bersama. Namun bila tak ada pekerjaan, keduanya menyusuri kebun-kebun orang lain untuk mencari daun kelapa yang nantinya diolah menjadi sapu lidi.

Dengan tangan yang mulai gemetar dimakan usia, pasangan lansia itu meraut daun kelapa, menjemur, lalu mengikatnya menjadi sapu lidi. Setiap ikat hanya dihargai sekitar Rp1.800. Dari pekerjaan itulah mereka menggantungkan harapan untuk bisa makan setiap hari.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut