Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Malaysia Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari
Advertisement . Scroll to see content

TKI Asal Pangandaran Tertahan di Malaysia, Keluarga Berharap Bisa Segera Pulang

Senin, 12 Juni 2023 | 23:47 WIB
  • author Eris Riswana
TKI Asal Pangandaran Tertahan di Malaysia, Keluarga Berharap Bisa Segera Pulang
Keluarga berharap Uun bisa segera pulang. ( Foto: iNewsPangandaran.id/Eris Riswana)

Persyaratan ataupun kelengkapan surat surat sudah diproses dari jauh - jauh hari dan sudah di kirimkan ke Malaysia dan sudah di terimanya.

Sementara itu Kepala Desa Karangmulya Wahyuman membenarkan ada warganya yang saat ini tertahan di Malaysia tidak bisa pulang ke Indonesia. Awalnya ia mendapat telepon dari Uun langsung dari malaysia dengan nada bicaranya meminta tolong.

"Dia ( Uun) mengatakan pada saya minta tolong kepada Pemerintahan Desa untuk minta tolong kepada Bupati Pangandaran, ia ingin pulang ke Pangandaran. Dan saat ini berada di malaysia sedang di tangani oleh pihak kepolisian, itu yang di katakan Uun," ujarnya.

Dalam sambungan telepon, Uun mengaku untuk tidur, makan memang tidak di terlantarkan, makan enak tidur nyaman, dan di hari senin depan baru akan di pindahkan ke KBRI.

"Pihak desa pun langsung melakukan tindakan, dan berkomunikasi ke Bupati dan Jabar Bergerak kabupaten Ida Nurlaela Wiradinata, yang kebetulan anak kami berada di Jabar bergerak. Dan saat itu juga langsung di tanganinya," ucapnya.

Lalu Pemerintahan Desa melakukan persiapan-persiapan seperti administrasi yang di perlukan untuk kemudahan Uun untuk pulang. Orang tuanya pun sudah dua kali mendatangi kantor desa membuatan SKTM untuk kelengkapan administrasi Uun.

Sementara pihaknya kata Wahyuman, tidak mengetahui kendalanya sekarang, hingga Umum belum juga kunjung pulang ke kampung halaman sampai saat ini.

Apakah ada persyaratan yang belum, atau gimana gimananya pihak Desa tidak mengetahuinya. Karena hingga saat ini tidak ada komunikasi lagi, hanya satu kali saja saat pertama di bulan ramadhan di minggu terakhir bulan lalu.

"Kami meminta tolong kepada Pemerintah kabupaten, Provinsi bahkan pusat agar bisa memudahkan warga kami yang saat ini masih tertahan di Malaysia agar bisa pulang ke kampung halaman," Pungkasnya.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut