Dari Swiss, Putra Cikembulan Sentil Pariwisata Pangandaran: Jangan Cuma Kejar Wisatawan!

Irfan ramdiansyah
Foto dokumentasi Pardi saat masih aktif menjadi pemandu wisata di Pangandaran pada era 1990-an. Kini, putra asli Cikembulan tersebut menetap di Swiss. (Foto: Istimewa)



Pardi juga mengingatkan bahwa kemajuan pariwisata tidak semestinya hanya diukur dari banyaknya wisatawan yang datang. Kualitas pelayanan, kenyamanan, kebersihan, serta keberlanjutan lingkungan harus menjadi perhatian utama.

Baginya, Pangandaran memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan tata kelola destinasi yang lebih baik.

"Sudah saatnya Pangandaran tidak hanya mengejar kuantitas kunjungan, tetapi juga kualitas destinasi. Pariwisata yang maju bukan hanya ramai pengunjung, tetapi bersih, tertata, nyaman, dan berkelanjutan," tegasnya.

Pandangan dari seorang mantan pemandu wisata yang kini tinggal jauh di Swiss itu menjadi pengingat bahwa perjalanan 14 tahun Kabupaten Pangandaran bukan hanya soal pembangunan dan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga bagaimana menjaga kualitas destinasi agar tetap menjadi kebanggaan daerah.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network