Wanoja Perjuangan Pangandaran Dikukuhkan, Bidik Kasus Kekerasan hingga Kemandirian Ekonomi

Irfan ramdiansyah
Ketua Wanoja Perjuangan Kabupaten Pangandaran, Ida Nurlaila, memberikan keterangan kepada awak media usai pengukuhan pengurus, Rabu (28/10/2026). (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ratusan perempuan berpakaian putih memadati Aula salah satu hotel di Pangandaran, Rabu (28/10/2026). Mereka merupakan perwakilan dari 93 desa di Kabupaten Pangandaran yang mengikuti pengukuhan pengurus Wanoja Perjuangan, organisasi perempuan di lingkungan PDI Perjuangan.

Tak sekadar membentuk kepengurusan, organisasi ini menargetkan penguatan peran perempuan di tingkat desa. Mulai dari penyaluran aspirasi, advokasi kasus kekerasan, hingga peningkatan kemandirian ekonomi perempuan.

Nama Wanoja Perjuangan sendiri mengandung makna yang lebih dalam dari sekadar identitas organisasi. Nama tersebut dimaknai sebagai mantra peradaban, yang memadukan kelembutan perempuan dengan keberanian untuk melawan ketidakadilan.

Wanoja dimaknai sebagai rahim kasih sayang, kelembutan yang meneduhkan, serta keanggunan yang menjaga kehormatan. Namun, ketika disandingkan dengan kata perjuangan, kelembutan itu menjelma menjadi kekuatan untuk menghadapi berbagai bentuk ketidakadilan.

Perjuangan menjadi napas yang menghidupkan keteguhan, keberanian yang tidak padam oleh gelapnya persoalan, serta semangat yang tidak mudah luntur menghadapi berbagai tantangan.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network