Bupati Pangandaran Ingin Evaluasi PSDKU Unpad, Mantan Ketua DPRD Bereaksi

Irfan ramdiansyah
Evaluasi PSDKU Unpad diperdebatkan, Iwan ingatkan pentingnya memahami sejarah program. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Rencana Pemerintah Kabupaten Pangandaran mengevaluasi total Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Padjadjaran (Unpad) memicu gelombang kritik. Kebijakan yang bakal dibahas pada Juli mendatang itu dinilai tidak boleh dilakukan secara sepihak karena menyangkut masa depan pendidikan tinggi bagi putra daerah.

Sorotan muncul setelah Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, mengungkapkan adanya sejumlah persoalan yang menjadi dasar evaluasi. Mulai dari standar akademik mahasiswa lokal yang dinilai belum memenuhi harapan hingga adanya beban anggaran masa lalu antara Pemkab Pangandaran dengan pihak Unpad.

Menurut Citra, kebijakan afirmasi berupa kuota 50 persen bagi putra daerah selama ini memunculkan persoalan di ruang kuliah. Ia menyebut, terdapat perbedaan cukup jauh antara nilai calon mahasiswa asal Pangandaran dengan standar reguler yang berlaku di Unpad.

"Yang menjadi masalah itu memang ada standar nilai yang jauh (di bawah standar)," ujar Citra saat ditemui di sela kegiatan Pangandaran Exploring Trail Adventure, Sabtu (27/6/2026).

Karena itu, Pemkab Pangandaran berencana menyiapkan program bimbingan belajar selama enam bulan bagi siswa-siswa lokal sebelum mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing tanpa harus mengorbankan kualitas akademik.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network