PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Gelombang penolakan terhadap pencemaran batu bara di wilayah pesisir Pangandaran terus membesar. Sejumlah warga yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Terdampak Batu Bara menyatakan siap bergerak untuk melindungi ekologi laut, nelayan, hingga habitat penyu dari dampak pencemaran yang diduga berasal dari tumpahan batu bara.
Melalui poster ajakan aksi yang beredar di media sosial, aliansi tersebut mengusung slogan "Pangandaran Bukan Tempat Sampah!" sebagai bentuk protes terhadap pencemaran yang dinilai mengancam lingkungan dan mata pencaharian masyarakat pesisir.
Koordinator aksi, Abah Rangga, mengatakan gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat yang ingin laut Pangandaran tetap bersih dan lestari.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga laut Pangandaran. Ini bukan hanya soal nelayan, tetapi juga soal masa depan lingkungan, pariwisata, dan anak cucu kita. Pangandaran bukan tempat sampah." Tegasnya.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
