Limbah B3 Cemari Pangandaran, Jeje Wiradinata Semprot Lambannya Respons Pemerintah

Irfan ramdiansyah
Batu Bara Cemari Laut Pangandaran, Jeje Kritik Keras Lambannya Penanganan Pemerintah. (Foto: iNewsPangandaran.id)



Jeje mengaku kecewa karena pada hari-hari awal pascakejadian, nyaris tidak terlihat langkah pengamanan serius di lapangan. Tidak ada penjagaan khusus di kawasan perairan terdampak maupun larangan tegas bagi nelayan untuk menangkap ikan di area yang diduga tercemar.

"Saya tidak melihat ada polisi menjaga wilayah perairan. Saya juga tidak melihat ada imbauan nelayan tidak boleh menangkap ikan di daerah situ. Kalau nanti tercemar merkuri, ikan yang ditangkap bisa berbahaya luar biasa bagi masyarakat," katanya.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Merkuri merupakan logam berat yang dapat terakumulasi dalam tubuh ikan dan kemudian masuk ke rantai makanan manusia. Dampaknya bisa berlangsung dalam jangka panjang dan mengancam kesehatan masyarakat.

Lebih jauh, Jeje mengungkapkan kawasan yang terdampak pencemaran merupakan wilayah penting bagi ekosistem laut Pangandaran. Area tersebut dikenal sebagai nursery ground atau tempat berkembang biaknya berbagai jenis biota laut sekaligus kawasan konservasi yang selama ini dijaga keberlangsungannya.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network