PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Kesabaran nelayan Pangandaran tampaknya sudah berada di ujung tanduk. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, meluapkan kemarahannya dalam rapat koordinasi penanggulangan dampak tumpahan batu bara yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pangandaran, Senin (22/6/2026).
Di hadapan jajaran pejabat daerah, Jeje secara terbuka mengkritik lambannya respons pemerintah dalam menangani dugaan pencemaran laut akibat tumpahan batu bara yang disebut-sebut mengandung limbah B3 berbahaya.
"Saya tujuh hari menunggu pemerintah daerah, tujuh hari menunggu pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah-langkah," tegas Jeje dengan nada tinggi.
Menurutnya, pencemaran yang terjadi bukan persoalan sepele. Laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan ribuan nelayan diduga telah terpapar material berbahaya yang berpotensi mengandung logam berat seperti arsenik dan merkuri.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
