Ratusan Jasa Rental ATV Kepung Disparbud Pangandaran, Suasana Sempat Memanas, Jeje Turun Tangan

Irfan ramdiansyah
Ratusan pelaku usaha rental ATV datangi Kantor Disparbud Pangandaran, tuntut kejelasan data relokasi yang dinilai tak sinkron. (Foto: iNewsPangandaran.id)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id -  Pagi yang seharusnya tenang di kawasan perkantoran mendadak berubah jadi riuh. Ratusan pelaku usaha wisata jasa rental ATV motor “menggeruduk” Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Senin (27/4/2026).

Bukan tanpa sebab. Sedikitnya 309 pelaku usaha turun langsung untuk mempertanyakan nasib rekan-rekan mereka yang disebut-sebut “hilang” dari data rencana relokasi lapak usaha.
Aksi spontan ini dipicu kebijakan pemerintah daerah yang melarang kendaraan parkir di bahu jalan.


Dampaknya, para pelaku usaha ATV harus direlokasi ke sejumlah titik baru seperti Tanjungsari, Nanjungasri, Pondok, dan beberapa lokasi lain. Namun di balik rencana penataan itu, muncul persoalan krusial, data yang tak sinkron.

Pantauan di lapangan, suasana sempat memanas. Adu argumen tak terhindarkan ketika perwakilan Disparbud memberikan penjelasan yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi riil di lapangan. Beberapa pelaku usaha tampak kecewa, bahkan suara-suara protes sempat meninggi.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network