Dana Zakat ASN Pangandaran Disorot, Publik Pertanyakan Ke Mana Uang Umat Mengalir

Irfan ramdiansyah
Ilustrasi. (Foto: AI)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Tata kelola dana zakat dan infak Aparatur Sipil Negara atau ASN di Kabupaten Pangandaran disorot kalangan pemuda. Sorotan mengarah pada transparansi pengelolaan dana umat, mulai dari jumlah yang berhasil dihimpun, porsi hak amil dan operasional lembaga, hingga besaran dana yang benar-benar disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tokoh pemuda asal Kecamatan Padaherang, Padna, meminta Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Kabupaten Pangandaran membuka secara terang benderang arus penerimaan dan pendistribusian dana zakat maupun infak.

Menurutnya, masyarakat dan para muzaki berhak mengetahui bagaimana dana umat tersebut dikelola.

“Saya menyayangkan jika duit hasil zakat diduga lebih besar digunakan untuk administrasi atau gaji pegawai daripada disalurkan kepada kaum dhuafa,” ujar Padna.

Ia juga meminta Baznas menjelaskan secara terbuka aturan mengenai batas hak amil serta penggunaan dana untuk kebutuhan operasional.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network