Anggaran Milangkala Ke-14 Dipersoalkan, Miftah: Satu Rupiah Uang Rakyat Wajib Dipertanggungjawabkan
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran yang seharusnya menjadi ajang kebanggaan masyarakat, kini turut diwarnai polemik anggaran. Sumber pembiayaan, besaran dana, hingga peruntukan anggaran kegiatan menjadi sorotan.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran pun didesak membuka informasi secara transparan agar tidak memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
Desakan itu disampaikan advokat sekaligus pengamat kebijakan publik, Miftah Mujahid, S.H. Ia meminta pemerintah daerah menjelaskan secara terbuka seluruh aspek pembiayaan peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran tersebut.
Menurut Miftah, perayaan hari jadi daerah memang penting untuk memperkuat kebersamaan. Namun, kemeriahan acara tidak boleh mengesampingkan prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan uang publik.
"Jangan sampai kegiatan yang seharusnya menjadi momentum kebanggaan masyarakat justru menimbulkan polemik akibat tidak adanya keterbukaan informasi mengenai anggarannya," tegas Miftah.
Editor: Irfan Ramdiansyah