Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : UMK Karyawan Hotel dan Restoran di Pangandaran Diklaim Aman, PHRI: Sudah Di Atas Standar
Advertisement . Scroll to see content

Nama Ketua PHRI Pangandaran Dicatut, Agus Savana: Nomor Saya Tidak Pernah Ganti

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:07 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Nama Ketua PHRI Pangandaran Dicatut, Agus Savana: Nomor Saya Tidak Pernah Ganti
Ketua PHRI Pangandaran Agus Savana mengingatkan soal akun Facebook bodong yang mencatut identitasnya. (Foto: tangkapan layar)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Warga dan para pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran diminta waspada. Nama dan foto profil Ketua PHRI Kabupaten Pangandaran, Agus Mulyana atau yang akrab disapa Agus Savana, diduga dicatut oleh akun Facebook bodong.

Akun tersebut disebut menggunakan profil Agus Savana untuk menghubungi sejumlah orang yang berteman dengannya di Facebook. Modusnya, akun tersebut mengaku sebagai Agus Mulyana atau Agus Savana, kemudian meminta nomor WhatsApp para calon korban.

Agus Savana membenarkan adanya pencatutan tersebut. Ia mengaku khawatir akun bodong itu nantinya digunakan untuk melakukan tindakan yang merugikan rekan-rekannya.

“Dalam dua hari terakhir ada akun Facebook yang memakai profil saya dan mengaku-ngaku nama saya, yaitu Agus Mulyana atau Agus Sapana, kemudian menghubungi teman-teman yang berteman di FB dan meminta nomor WA,” ujar Agus.



Menurutnya, permintaan nomor WhatsApp tersebut patut diwaspadai karena identitasnya digunakan oleh pihak yang tidak dikenal.

“Dan kemudian kesananya saya merasa khawatir ini dipergunakan oleh akun bodong itu untuk melakukan hal-hal yang merugikan kepada rekan-rekan semua,” katanya.

Agus juga menegaskan tidak pernah mengganti nomor telepon yang selama ini digunakan untuk berkomunikasi dengan rekan-rekannya.

“Saya pastikan bahwa nomor saya tidak pernah ganti. Nomor yang ada di kontak rekan-rekan, yang asli punya saya, tetap tidak pernah ganti nomor handphone,” tegasnya.

Karena itu, Agus meminta siapa pun yang sudah dihubungi akun tersebut agar tidak langsung percaya dan melakukan crosscheck melalui nomor WhatsApp miliknya yang selama ini dikenal.

“Semoga ini bisa menjadi pemberitahuan yang bisa membuat rekan-rekan yang sudah dihubungi oleh orang tersebut untuk lebih berhati-hati dan mohon crosscheck langsung ke nomor saya yang asli,” pungkas Agus.

Masyarakat juga diimbau tidak memberikan data pribadi, nomor WhatsApp, maupun informasi lainnya kepada akun yang identitasnya belum dapat dipastikan.

Apalagi jika setelah meminta nomor WhatsApp, akun tersebut mulai menawarkan sesuatu, meminta uang, atau mengarahkan korban untuk melakukan transaksi tertentu.

Waspada, jangan sampai nama orang dikenal dipakai sebagai pintu masuk aksi penipuan.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut