Jalan Marenca-Pasir Cury Langkaplancar Rusak Parah Sejak 2014, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Warga juga menyampaikan kritik terkait perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur.
Ia menyinggung pembangunan jalan di daerah lain serta bantuan pemerintah untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur atau NTT.
“Gubernur ngaluis-luis jalan jauh lain didieu... komo boga duit jauh-jauh ka NTT nyumbangna. Tah sumbang tah jalan ieu heula, benerkeun heula Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah seharusnya terlebih dahulu memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat di daerah, salah satunya akses jalan.
Ia bahkan meminta agar ruas jalan sepanjang sekitar tiga kilometer tersebut segera diperbaiki.
“Meun hayang dipuji ku masyarakatna, urang sabagai pendukungna, sok tah benerkeun heula ieu jalan sepanjang 3 kilometer. Boro-boro diaspal, dicor, pengerasan ge can aya,” katanya.
Unggahan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari warganet. Sejumlah warganet mempertanyakan terlebih dahulu status kewenangan ruas jalan yang dikeluhkan. Mereka mengingatkan bahwa penanganan jalan harus disesuaikan dengan statusnya, apakah merupakan jalan desa, jalan kabupaten atau jalan provinsi.
Dalam kolom komentar, akun seperti @Warso Parigi, @Erus Cepy Setiawan, @Aby dan @Yayan Mulyana turut menyoroti persoalan tersebut.
Sebagian warganet menilai, apabila jalan tersebut merupakan jalan desa, masyarakat dapat menyampaikan usulan kepada pemerintah desa dan kecamatan agar penanganannya dilakukan melalui mekanisme yang sesuai, termasuk pemanfaatan Dana Desa apabila memenuhi ketentuan.
Selain persoalan kewenangan, sejumlah komentar juga memperdebatkan pernyataan warga yang mengaitkan kondisi jalan dengan bantuan untuk korban bencana di NTT.
Menurut sebagian warganet, persoalan bantuan kemanusiaan untuk daerah lain tidak serta-merta berkaitan dengan kewenangan pemerintah dalam memperbaiki ruas jalan di tingkat lokal.
Di sisi lain, sejumlah komentar justru berharap kritik tersebut menjadi perhatian pemerintah agar kondisi infrastruktur di wilayah pedesaan segera mendapat penanganan. Sorotan juga berkembang ke persoalan janji politik pemerintahan sebelumnya serta harapan masyarakat agar kepemimpinan saat ini dapat mempercepat pembangunan infrastruktur.
Editor : Irfan Ramdiansyah