PLN Pangandaran Ingatkan Warga Jangan Main Layang-Layang Dekat Jaringan Listrik
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Musim angin yang dimanfaatkan banyak anak-anak hingga remaja untuk bermain layang-layang ternyata menyimpan ancaman serius. PT PLN (Persero) ULP Pangandaran mengingatkan masyarakat agar tidak menerbangkan layang-layang di dekat jaringan listrik karena dapat membahayakan keselamatan jiwa sekaligus mengganggu pasokan listrik.
Tim Leader Teknik PLN ULP Pangandaran, Imam Sholihin, menegaskan, bermain layang-layang harus dilakukan di lokasi yang aman dan jauh dari jaringan listrik.
"Cuaca cerah memang sering dimanfaatkan untuk bermain layang-layang. Namun masyarakat harus memastikan lokasi bermain berada di lapangan terbuka yang jauh dari jaringan listrik agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujar Imam, Jumat (31/7/2026).
Menurutnya, layang-layang yang tersangkut di kabel listrik bukan sekadar mengganggu aktivitas bermain, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko fatal. Mulai dari sengatan listrik, gangguan hingga pemadaman listrik, korsleting, bahkan kebakaran.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar tidak nekat mengambil layang-layang yang tersangkut di jaringan listrik. Tindakan tersebut sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan yang mengancam nyawa.
Apabila menemukan layang-layang tersangkut di kabel listrik, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123. Penanganan harus dilakukan oleh petugas PLN yang memiliki peralatan dan prosedur keselamatan.
PLN mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan serta keandalan pasokan listrik dengan selalu menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik saat beraktivitas, termasuk ketika bermain layang-layang. Dengan kepedulian bersama, risiko kecelakaan maupun gangguan listrik dapat dicegah.
Editor : Irfan Ramdiansyah