Ratusan Bikers Padati Pangandaran, Bikers Rendezvous 3 Tak Sekadar Touring Tapi Tebar Sedekah
PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Ajang Semprul 3rd Bikers Rendezvous kembali digelar di Pangandaran, Sabtu (25/7/2026). Tak hanya menjadi ajang silaturahmi para pecinta motor matik premium, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai aksi sosial mulai dari pembangunan masjid, santunan, hingga wakaf Al-Qur'an.
Pendiri sekaligus tokoh yang akrab disapa Panglima Semprul, Susilo Nandang Bagio, S.H., M.H., mengatakan komunitas Semprul lahir dari Bandung Max Community yang mewadahi pengguna Yamaha NMAX, XMAX hingga TMAX.
Menurutnya, nama Semprul merupakan singkatan dari Sempurna dan Ulet, yang dibentuk oleh sejumlah anggota komunitas dengan semangat persaudaraan tanpa memandang asal klub.
Meski sehari-hari bertugas sebagai ASN di Pengadilan Tinggi Bandung dengan jabatan Panitera Muda Perdata, Susilo mengaku hobi touring justru dimanfaatkan sebagai sarana berbagi kepada masyarakat.
"Kami tidak hanya touring, tapi juga membangun masjid, mushola, memberikan santunan ke panti asuhan, wakaf Al-Qur'an, hingga membantu masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Bikers Rendezvous digelar setiap dua tahun sekali. Pada 2022 kegiatan diisi aksi bersih-bersih Pantai Pangandaran, kemudian tahun 2024 membangun Tugu Nol Kilometer Bagolo.
Sementara tahun 2026, komunitas Semprul memfokuskan kegiatan sosial dengan membangun kubah masjid, memperbaiki sanitasi air bersih di pondok pesantren Rawa Apu, Cilacap, serta menyalurkan bantuan kepada santri yatim piatu.
Tak tanggung-tanggung, komunitas tersebut mendonasikan sekitar 350 ekor bebek produktif dan 106 mushaf Al-Qur'an untuk mendukung operasional pesantren. Setelah itu, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako, Al-Qur'an dan uang pembinaan ke Yayasan Al-Ma'unah.
Susilo menuturkan seluruh bantuan berasal dari donasi sukarela para anggota komunitas. Untuk Rendezvous tahun ini, sekitar 350 komunitas diundang dengan masing-masing mengirim empat perwakilan.
Sementara peserta yang hadir dan tercatat mencapai sekitar 250 orang, belum termasuk peserta lain yang datang tanpa registrasi.
Pria yang dijuluki Panglima Semprul itu mengaku gelar tersebut diberikan langsung oleh para anggota komunitas karena dinilai mampu menjadi pemersatu berbagai klub motor.
"Moto kami One Road, One Heart, United Pro. Satu jalan, satu hati. Tujuannya hanya touring dan mempererat silaturahmi, bukan membedakan komunitas," katanya.
Ia juga menegaskan seluruh rangkaian kegiatan Semprul tidak dipungut biaya. Komunitas tersebut tidak menjual atribut maupun kaus sebagai syarat keanggotaan. Bahkan, persiapan acara Bikers Rendezvous 3 hanya dilakukan dalam waktu sekitar dua bulan berkat gotong royong seluruh anggota.
Melalui kegiatan ini, Semprul berharap budaya touring dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat persaudaraan antar komunitas motor di berbagai daerah.
Editor : Irfan Ramdiansyah