Jeje: Jangan Hanya Rapat! Sebulan Kapal Batu Bara Kandas Belum Ditangani, Bupati Pilih Bungkam
"Semakin lama evakuasi ditunda, proses kimia dan fisika dari batu bara akan terus merusak lingkungan laut. Ini sangat membahayakan nelayan," tegasnya.
HNSI meminta Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Pemerintah Kabupaten Pangandaran segera menyusun langkah penanggulangan yang jelas, terbuka, dan melibatkan nelayan dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Jeje juga menuntut adanya transparansi dari syahbandar maupun pemerintah daerah agar masyarakat mengetahui sejauh mana proses penanganan dilakukan.
"Jangan hanya rapat. Kami ingin ada aksi nyata. Nelayan harus dilibatkan agar penanganan berjalan cepat dan terbuka," ujarnya.
Sementara itu, usai mengikuti rapat teknis, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami justru memilih tidak memberikan keterangan kepada awak media. Saat sejumlah wartawan berupaya meminta penjelasan terkait langkah pemerintah daerah menghadapi ancaman pencemaran batu bara, Citra langsung menuju kendaraan dinasnya.
Ia hanya menyampaikan bahwa harus segera meninggalkan lokasi karena memiliki agenda lain. Sikap tersebut memunculkan kekecewaan sejumlah pihak yang berharap pemerintah daerah tampil di depan memberikan kepastian kepada masyarakat dan nelayan.
Hingga berita ini diturunkan, para nelayan masih menunggu langkah konkret pemerintah untuk mempercepat pembersihan serta pemulihan ekosistem laut agar aktivitas penangkapan ikan dapat kembali normal.
Editor : Irfan Ramdiansyah