Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Monopoli Suplai SPPG Sindangwangi Disorot, Karang Taruna Desak Yayasan Diaudit
Advertisement . Scroll to see content

MBG Pangandaran Diterpa Dugaan Monopoli Supplier, Warga Mengaku Tersingkir Meski Harga Lebih Murah

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:52 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
MBG Pangandaran Diterpa Dugaan Monopoli Supplier, Warga Mengaku Tersingkir Meski Harga Lebih Murah
Warga Protes, Supplier Lokal Tak Dilibatkan di MBG. ( Foto: ilustrasi/Ai)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal justru menuai sorotan di Pangandaran. Sejumlah warga mengaku kecewa karena tidak mendapat kesempatan menjadi pemasok kebutuhan dapur untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pananjung Dua, meski mengklaim mampu menyediakan barang dengan harga lebih murah.

Salah seorang warga Pananjung, Samingin (50), mengungkapkan kekecewaannya lantaran usahanya untuk menjadi supplier kebutuhan dapur MBG tidak mendapat respons positif. Menurutnya, pelaku usaha lokal semestinya menjadi prioritas sebelum kebutuhan dapur dipasok dari luar daerah.

"Saya mau suplai barang ke dapur SPPG Pananjung 2 itu tidak dikasih. Harusnya memberdayakan warga sekitar dulu sebelum ke luar daerah. Padahal di kita harganya lebih murah," ujar Samingin saat ditemui di kawasan TIC Pangandaran, Selasa (23/6/2026).

Ia menyebut selama ini sejumlah kebutuhan dapur justru didatangkan dari luar Pangandaran, termasuk dari wilayah Gandrung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kondisi tersebut, kata dia, sudah berlangsung cukup lama dan membuat pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

"Banyak supplier warga sekitar Pananjung yang tidak diakomodir. Kesannya dimonopoli. Padahal kalau belanja kebutuhan dapur dari warga sekitar, ekonomi lokal juga ikut bergerak," katanya.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut