get app
inews
Aa Text
Read Next : Program MBG di Pangandaran Libur Sementara Ikuti Jadwal Sekolah

MBG Pangandaran Diterpa Dugaan Monopoli Supplier, Warga Mengaku Tersingkir Meski Harga Lebih Murah

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB
header img
Warga Protes, Supplier Lokal Tak Dilibatkan di MBG. ( Foto: ilustrasi/Ai)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat lokal justru menuai sorotan di Pangandaran. Sejumlah warga mengaku kecewa karena tidak mendapat kesempatan menjadi pemasok kebutuhan dapur untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pananjung Dua, meski mengklaim mampu menyediakan barang dengan harga lebih murah.

Salah seorang warga Pananjung, Samingin (50), mengungkapkan kekecewaannya lantaran usahanya untuk menjadi supplier kebutuhan dapur MBG tidak mendapat respons positif. Menurutnya, pelaku usaha lokal semestinya menjadi prioritas sebelum kebutuhan dapur dipasok dari luar daerah.

"Saya mau suplai barang ke dapur SPPG Pananjung 2 itu tidak dikasih. Harusnya memberdayakan warga sekitar dulu sebelum ke luar daerah. Padahal di kita harganya lebih murah," ujar Samingin saat ditemui di kawasan TIC Pangandaran, Selasa (23/6/2026).

Ia menyebut selama ini sejumlah kebutuhan dapur justru didatangkan dari luar Pangandaran, termasuk dari wilayah Gandrung, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kondisi tersebut, kata dia, sudah berlangsung cukup lama dan membuat pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

"Banyak supplier warga sekitar Pananjung yang tidak diakomodir. Kesannya dimonopoli. Padahal kalau belanja kebutuhan dapur dari warga sekitar, ekonomi lokal juga ikut bergerak," katanya.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut