Waspada Rob Intai Pesisir Pangandaran, BMKG Minta Warga Siaga hingga 7 Mei 2026
JAKARTA, iNewsPangandaran.id - Warga pesisir Kabupaten Pangandaran diminta meningkatkan kewaspadaan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi di sejumlah wilayah pantai, termasuk Pangandaran, pada 1 hingga 7 Mei 2026.
Fenomena ini dipicu oleh fase Bulan Purnama yang diperkirakan terjadi pada 2 Mei 2026, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum dan memicu pasang besar di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.
Dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026), BMKG menyebut berdasarkan hasil pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpotensi melanda sedikitnya 15 wilayah pesisir di Indonesia, salah satunya pesisir Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Banjir rob sendiri dikenal sebagai genangan air laut yang masuk ke daratan akibat pasang maksimum. Kondisi ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar pantai dan pelabuhan.
Di Pangandaran, ancaman rob bisa berdampak pada aktivitas nelayan, bongkar muat hasil laut, pemukiman warga pesisir, hingga sektor tambak garam dan perikanan darat.
Editor : Irfan Ramdiansyah