Fakta Baru Ricuh Takbiran Pangandaran, Orang Tua Bantah Anak Jadi Pelaku: Justru Dikeroyok
Tanpa ampun, Fikran bersama dua rekannya menjadi sasaran pengeroyokan. Mereka tak mampu melawan jumlah pelaku yang jauh lebih banyak.
Setelah melakukan aksi kekerasan, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan korban dalam kondisi terluka.
Beruntung, warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan mengamankan korban dari situasi yang semakin berbahaya.
Fikran kemudian dibawa ke sebuah minimarket di dekat Puskesmas Cikembulan untuk menenangkan diri. Di sana, ia sempat membeli minuman sebelum akhirnya menghubungi rekan lainnya untuk meminta dijemput.
Akibat kejadian tersebut, Fikran mengalami sejumlah luka ringan di bagian tubuhnya.
Tak tinggal diam, pada hari yang sama sekitar pukul 17.03 WIB, pihak keluarga langsung mendatangi Polres Pangandaran untuk melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan yang dialami anaknya.
Kasus ini pun kini menjadi sorotan, lantaran adanya perbedaan versi kronologi dari kedua belah pihak yang terlibat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.
Editor : Irfan Ramdiansyah