Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sempat Heboh dan Jadi Sorotan Nasional, Kasus Kekerasan di Grand Pangandaran Berakhir Damai
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Baru Ricuh Takbiran Pangandaran, Orang Tua Bantah Anak Jadi Pelaku: Justru Dikeroyok

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:55 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Fakta Baru Ricuh Takbiran Pangandaran, Orang Tua Bantah Anak Jadi Pelaku: Justru Dikeroyok
Orang Tua Buka Suara, Anak Saya Korban. (Foto: istimewa)

 

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Fakta baru mencuat di balik insiden ricuh yang terjadi saat malam takbiran di Dusun Ciokong, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran.

Pihak orang tua yang sebelumnya sempat disebut-sebut sebagai bagian dari pelaku, kini angkat bicara dan membalikkan situasi. Mereka menegaskan, anaknya justru menjadi korban pengeroyokan dalam peristiwa tersebut.

Adalah Agung Firmansyah, orang tua dari Fikran Dinar Anfa, yang akhirnya buka suara. Ia membantah keras informasi yang sebelumnya beredar, yang menyebut anaknya sebagai pihak yang terlibat sebagai pelaku.

“Tidak benar seperti yang diberitakan sebelumnya. Anak saya justru jadi korban,” tegas Agung.

Menurut penuturan Agung, peristiwa itu bermula dari kejadian saling salip kendaraan di jalan. Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 WIB, saat suasana malam takbiran masih berlangsung.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut