get app
inews
Aa Text
Read Next : Amerika Serang Iran! Israel Ngamuk! Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman

Kabar Mengguncang Dunia! Khamenei Diklaim Tewas Digempur As-Israel, Iran Sempat Bantah Keras

Minggu, 01 Maret 2026 | 15:16 WIB
header img
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh media Iran pada Minggu (1/3/2026). Foto AFP

Tak lama setelah pidato tersebut, dua pejabat Israel yang berbicara dengan syarat anonim mengklaim pihaknya telah mengonfirmasi kematian Khamenei. Namun, keduanya belum memberikan rincian teknis terkait operasi tersebut dan masih menunggu pengumuman resmi.

Serangan ini disebut-sebut sebagai salah satu operasi paling berani dan berisiko dalam sejarah ketegangan Iran Israel, mengingat posisi Khamenei sebagai figur sentral dalam struktur politik dan militer Republik Islam Iran.

Di tengah klaim mengejutkan tersebut, Iran sempat membantah keras kabar kematian sang pemimpin tertinggi.

Menurut laporan Al Jazeera, sejumlah pejabat Iran sebelumnya menyatakan Khamenei masih hidup, termasuk Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan ketua parlemen yang juga disebut dalam laporan awal sebagai masih selamat.

Kepala humas Kantor Pemimpin Tertinggi Iran bahkan menegaskan isu kematian Khamenei hanyalah bagian dari “perang psikologis” yang dilancarkan musuh-musuh Iran untuk mengguncang stabilitas internal negara tersebut.

Tak hanya itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi sempat menyatakan kepada NBC bahwa Khamenei dan Pezeshkian berhasil lolos dari upaya pembunuhan yang dilakukan AS dan Israel.

Araghchi juga menyebut Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran masih hidup. Namun ia mengakui bahwa sejumlah komandan senior militer memang tewas dalam rangkaian serangan tersebut, meski tanpa merinci identitas maupun lokasi kejadian.

Jika kabar tewasnya Khamenei benar adanya, maka ini menjadi peristiwa paling dramatis dalam sejarah modern Iran sejak Revolusi Islam 1979. Khamenei selama puluhan tahun dikenal sebagai figur paling berpengaruh dalam sistem politik Iran, dengan kendali besar atas militer, Garda Revolusi, dan kebijakan luar negeri.

Kepergiannya berpotensi menciptakan kekosongan kekuasaan yang sensitif dan memicu perebutan pengaruh di internal elite politik Iran. Di sisi lain, risiko eskalasi militer antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat juga membayangi kawasan.

Hingga kini, situasi di Teheran dilaporkan masih tegang. Aktivitas militer dan pengamanan ditingkatkan, sementara masyarakat internasional menanti klarifikasi resmi dari otoritas Iran.

Apakah ini akhir dari satu era di Republik Islam? Atau justru awal dari konflik yang lebih besar?

Dunia kini benar-benar menunggu kepastian di tengah kabar yang mengguncang panggung geopolitik global.

Editor : Irfan Ramdiansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut