Dari Telur Rebus hingga Kacang Tanah, MBG Dipertanyakan Lagi: Berulang Seolah Tanpa Pengawasan
PANGANDARAN, pangandaran.inews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kembali jadi omongan panas. Bukan karena pujian, tapi justru karena keluhan yang terus berulang. Dari hari ke hari, menu yang dibagikan disebut-sebut makin memprihatinkan.
Warga pun mulai bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan program yang digadang-gadang untuk membantu kelompok rentan ini?
Polemik mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan beredar luas di media sosial. Facebook dan grup WhatsApp jadi “arena sidang rakyat”. Satu per satu menu MBG diunggah, dikomentari, lalu dibandingkan. Hasilnya? Banyak yang geleng-geleng kepala.
Dalam salah satu video yang beredar, seorang pria memperlihatkan paket MBG yang diterimanya. Isinya telur rebus, roti, dan tiga butir kurma yang dibungkus plastik kecil. Tak ada lauk tambahan, tak ada sayur, apalagi menu hangat seperti yang sempat dibayangkan sebagian warga.
Unggahan lain menunjukkan menu tak jauh berbeda: telur rebus, roti, dan kacang tanah dalam kemasan plastik sederhana. Sekilas memang ada sumber protein. Tapi warganet mempertanyakan komposisi, porsi, dan keseimbangannya.
Editor : Irfan Ramdiansyah