Dulu Sederhana, Rasanya Nendang! Takjil Tempo Doeloe Pangandaran Bikin Kangen Kampung Halaman
PANGANDARAN, pangandaran.inews.id - Jauh sebelum minuman warna-warni berjejer di media sosial dan takjil kekinian diburu demi konten, warga pesisir Pangandaran sudah punya tradisi berbuka yang sederhana, tapi bikin lidah susah move on. Tak ada embel-embel “viral”, tak ada topping melimpah. Yang ada cuma rasa asli kampung halaman jujur, kuat, dan bikin kangen.
Ramadan tempo doeloe di Pangandaran bukan soal gaya, tapi soal kebersamaan. Anak-anak berlarian di halaman masjid, suara bedug bersahutan dengan debur ombak, sementara di dapur, para ibu sudah sibuk menyiapkan penganan khas yang hari ini mungkin mulai jarang ditemui.
Berikut deretan takjil lawas yang pernah jadi primadona berbuka di pesisir selatan.
Galendo: Si “Ampas” yang Jadi Primadona
Meski lebih dikenal sebagai oleh-oleh khas Ciamis, galendo juga punya tempat spesial di hati warga Pangandaran lama. Dulu, galendo bukan sekadar buah tangan wisatawan, tapi camilan rumahan yang akrab saat azan magrib berkumandang.
Editor : Irfan Ramdiansyah