Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua DPRD Pangandaran Desak Satgas Darurat Batu Bara Dibentuk, Warga Diingatkan Ancaman Logam Berat
Advertisement . Scroll to see content

Guru RA dan MI di Pangandaran Ngadu ke DPRD: Gaji Rp 300 Ribu, Apa Bisa Hidup?

Senin, 06 Oktober 2025 | 19:05 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Guru RA dan MI di Pangandaran Ngadu ke DPRD: Gaji Rp 300 Ribu, Apa Bisa Hidup?
Guru RA dan MI di Pangandaran Ngadu ke DPRD ( foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suara lantang guru honorer madrasah swasta di Kabupaten Pangandaran akhirnya pecah di Gedung DPRD, Senin (6/10/2025). Mereka datang lewat wadah Perkumpulan Guru dan Madrasah (PGM) Indonesia dengan membawa setumpuk keluh kesah yang selama ini terabaikan.

Sedikitnya ada 11 poin pernyataan sikap dan tuntutan yang disuarakan, namun yang paling mendesak adalah soal keadilan formasi PPPK bagi guru RA dan madrasah swasta.

Mereka menuntut agar diberi porsi yang adil, bahkan meminta adanya afirmasi khusus bagi guru honorer yang sudah puluhan tahun mengabdi.

Ketua PGM Indonesia Kabupaten Pangandaran, Dede Zaenal Aripin, menegaskan para guru swasta terlalu lama diperlakukan sebagai "anak tiri".

“Banyak guru madrasah swasta sudah 10 sampai 15 tahun lebih mengabdi, tapi belum juga diangkat jadi PPPK. Sementara guru di sekolah negeri yang baru dua tahun mengajar langsung lolos formasi,” tegas Dede.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut