Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Plang Larangan Merokok di Pantai Pangandaran Mendadak Raib, Warga Sebut Dicabut Pagi Tadi
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Pantai Pangandaran, Jasad Wisatawan Kedua Asal Garut Ditemukan Mengapung di Laut Lepas

Jum'at, 04 April 2025 | 13:42 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Tragedi Pantai Pangandaran, Jasad Wisatawan Kedua Asal Garut Ditemukan Mengapung di Laut Lepas
Setelah pencarian yang melelahkan, jasad Dede Sulaeman, wisatawan asal Garut yang tenggelam pada Rabu lalu, akhirnya ditemukan. Foto: Irfan

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id -  Kabar duka menyelimuti Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Setelah pencarian yang melelahkan, jasad Dede Sulaeman, wisatawan asal Garut yang tenggelam pada Rabu lalu, akhirnya ditemukan. Penemuan ini mengakhiri tragedi yang merenggut nyawa dua wisatawan di pantai yang seharusnya menjadi tempat rekreasi itu.

Detik-detik penemuan jasad Dede Sulaeman terekam dalam video amatir milik tim SAR. Jasad korban ditemukan mengapung oleh nelayan yang sedang melaut, sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, area yang memang terlarang untuk berenang. Kondisi jasad yang ditemukan terlentang di laut lepas itu langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

"Berawal adanya laporan dari nelayan Pangandaran dengan mayat mengapung di tengah laut. Diperkirakan ditemukannya korban berjarak 10 kilometer dari TKP," ungkap AKBP Mujianto, Kapolres Pangandaran.

Setelah dievakuasi, jasad Dede Sulaeman langsung dilarikan ke RSUD Pandega Pangandaran untuk dilakukan otopsi. "Untuk kondisi jenazah masih dalam keadaan utuh. Ini korban kedua, yang sebelumnya korban pertama sudah ditemukan. Jadi kedua korban tenggelam sudah ditemukan semuanya," tambah AKBP Mujianto.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut