Tragedi Pantai Pangandaran, Jasad Wisatawan Kedua Asal Garut Ditemukan Mengapung di Laut Lepas

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Kabar duka menyelimuti Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Setelah pencarian yang melelahkan, jasad Dede Sulaeman, wisatawan asal Garut yang tenggelam pada Rabu lalu, akhirnya ditemukan. Penemuan ini mengakhiri tragedi yang merenggut nyawa dua wisatawan di pantai yang seharusnya menjadi tempat rekreasi itu.
Detik-detik penemuan jasad Dede Sulaeman terekam dalam video amatir milik tim SAR. Jasad korban ditemukan mengapung oleh nelayan yang sedang melaut, sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, area yang memang terlarang untuk berenang. Kondisi jasad yang ditemukan terlentang di laut lepas itu langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
"Berawal adanya laporan dari nelayan Pangandaran dengan mayat mengapung di tengah laut. Diperkirakan ditemukannya korban berjarak 10 kilometer dari TKP," ungkap AKBP Mujianto, Kapolres Pangandaran.
Setelah dievakuasi, jasad Dede Sulaeman langsung dilarikan ke RSUD Pandega Pangandaran untuk dilakukan otopsi. "Untuk kondisi jenazah masih dalam keadaan utuh. Ini korban kedua, yang sebelumnya korban pertama sudah ditemukan. Jadi kedua korban tenggelam sudah ditemukan semuanya," tambah AKBP Mujianto.
Sebelumnya, Pantai Pangandaran digegerkan dengan hilangnya dua wisatawan di hari dan lokasi yang berbeda. Suhendar, wisatawan asal Bandung, menjadi korban pertama yang tenggelam di Pos 4 Pantai Barat. Kini, jasad kedua korban telah ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan bahaya yang mengintai di balik keindahan Pantai Pangandaran. Petugas pun mengimbau para wisatawan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu larangan, seperti bendera merah dan himbauan lainnya.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta