Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lamine Coffee & Bakery Hadir Di Pangandaran, Bidik Pasar Kuliner Hingga Oleh-Oleh Khas Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Warga Pangandaran Mampu Mengkuliahkan Anaknya Dari Usaha Sablon Gelas

Jum'at, 11 Maret 2022 | 16:07 WIB
  • author Irfan ramdiansyah
Warga Pangandaran Mampu Mengkuliahkan Anaknya Dari Usaha Sablon Gelas
Toni menekuni berbagai jenis sablon gelas secara manual. (Foto: iNewsPangandaran.id/ist)

Untuk pemasaran, Toni mengatakan, selama ini orientasinya ke setiap toko emas dan sekolah-sekolah. Dan kelemahan dalam menyablon gelas secara manual itu yaitu di marketing atau pemasarannya.

"Karena, kalau sablon gelas termasuk ke dalam kebutuhan sekunder bukan primer seperti plastik dan pakaian. Jadi, kadang sebelum di sablon, orderannya kita kumpulkan dulu, kalau sudah banyak baru kita sablon," ujar Toni.

Di Kabupaten Pangandaran sendiri, hanya Ia yang memiliki sablon gelas dan masih secara manual.

"Di Pangandaran hanya Saya sendiri Duta Sablon, bahkan saya banyak menerima order dari sesama tukang sablon dan dari percetakan kertas ataupun kaos. Kalau harga sablon, tergantung jenis gelasnya. Kalau gelas biasa, 1 gross hanya Rp 450 ribu," pungkasnya .

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut