Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Gandeng Koperasi CMS untuk Wujudkan Pemilu Damai dan Kondusif
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Pelanggaran Netralitas oleh PPS di Pangandaran: Klarifikasi dan Tindak Lanjut

Jum'at, 15 November 2024 | 16:20 WIB
  • author Eris Riswana
Dugaan Pelanggaran Netralitas oleh PPS di Pangandaran: Klarifikasi dan Tindak Lanjut
Pilkada diharapkan berjalan dengan adil tanpa intervensi atau keberpihakan dari pihak yang seharusnya netral.( Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Kasus dugaan pelanggaran netralitas oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) berinisial JK di Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mencuat setelah adanya laporan bahwa JK menyampaikan pesan yang dianggap mendukung salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam sebuah grup WhatsApp.

Sebagai PPS sekaligus Kepala Dusun, JK memiliki kewajiban menjaga netralitas, namun tindakannya ini menimbulkan perbincangan di kalangan anggota grup dan dianggap melanggar prinsip penyelenggaraan pemilu yang netral dan adil.

Menurut Ketua Divisi SDM Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Sosparmas) KPU Kabupaten Pangandaran, Maskuri Sudrajat, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan tersebut. JK telah dipanggil untuk klarifikasi.

"Ya memang benar itu terjadi, kami dapat informasi aduan dari beberapa orang. Setelah itu, kami pun memanggil JK PPS Desa Pagerbumi guna dimintai klarifikasi," ujarnya saat dihubungi melalui telepon WhatsAap, Kamis 14 November 2024 malam.

Editor: Irfan Ramdiansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut