Riki Zulfikri Ancam Usulkan Pemecatan Kader PDIP Pangandaran yang Mangkir dari Rapat Krusial

Irfan ramdiansyah
Sekretaris DPC PDIP Pangandaran, Riki Zulfikri. (Foto: ist)

PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id  Sekretaris DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pangandaran, Riki Zulfikri, menegaskan tidak akan segan mengusulkan sanksi berat hingga pemecatan terhadap anggota fraksi yang mangkir dari rapat-rapat penting DPRD.

Pernyataan tersebut mencuat setelah mayoritas anggota Fraksi PDIP menjadi sorotan publik karena tidak hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Minggu (25/10/2026).

Riki menegaskan, kedisiplinan kader dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat menjadi hal penting, terutama ketika rapat membahas kebijakan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Riki menyatakan, dirinya akan mengusulkan sanksi paling berat bagi anggota fraksi yang tidak menghadiri rapat atau agenda dewan yang membahas kebijakan strategis untuk masyarakat Pangandaran.

"Saya sebagai sekretaris dewan pimpinan cabang PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran akan mengusulkan sanksi sekeras-kerasnya sampai kepada pemecatan kepada seluruh anggota fraksi apabila tidak hadir di dalam rapat-rapat atau agenda dewan yang merumuskan berbagai kebijakan untuk kepentingan masyarakat Pangandaran," tegas Riki.



Menurutnya, agenda krusial tersebut mencakup pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga penanganan persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, termasuk bencana kekeringan.

Bagi Riki, ketidakhadiran dalam rapat-rapat penting yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat merupakan persoalan kedisiplinan yang serius.

Terkait absennya mayoritas anggota Fraksi PDIP dalam Rapat Paripurna Istimewa Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Riki memberikan penjelasan tersendiri.

Ia menilai, rapat paripurna peringatan hari jadi kabupaten tersebut memang memiliki nilai penting, tetapi tidak diagendakan untuk mengambil keputusan krusial sehingga, menurutnya, tidak memerlukan kuorum.
Karena bersifat seremonial, Riki menilai rapat tersebut tetap dapat berjalan meskipun hanya dihadiri sedikit anggota dewan.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara institusi kepartaian, PDIP tetap menghormati agenda Rapat Paripurna Istimewa Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.

Riki juga menyoroti prioritas kader PDIP dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Menurutnya, menghadiri dan menghormati peringatan Milangkala memang penting, tetapi perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian utama.

"Menghadiri atau menghormati acara milangkala itu penting. Tapi yang sangat penting adalah berjuang sekeras-kerasnya untuk kepentingan masyarakat banyak, sesuai dengan cita-cita pemekaran," pungkas Riki dengan nada tegas.



Editor : Irfan Ramdiansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network