“Alhamdulillah kami bisa hadir ke Desa Legokjawa, setelah viral gotong royong warga bangun jalan,” kata Ida.
Menurut Ida, aksi warga tersebut justru menunjukkan kuatnya semangat gotong royong yang menjadi salah satu jati diri bangsa.
Ia mengaku setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat, diketahui pembangunan jalan tersebut memang belum mendapatkan penanganan.
“Dengan gotong royong merupakan salah satu jati diri bangsa kita. Kemudian saya juga kebetulan turun ke wilayah. Kami juga harus mendengar aspirasi masyarakat seperti apa,” ujarnya.
Ida menegaskan, belum dibangunnya jalan tersebut bukan berarti pemerintah daerah tidak memperhatikan masyarakat. Sebab, menurutnya, masih banyak kebutuhan pembangunan yang harus ditangani pemerintah.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
