Jembatan Pongpet dan Alarm Kegagalan Tata Kelola

SM Said
Kerusakan Jembatan Gantung Pongpet harus menjadi peringatan dini. Pimpinan Ombudsman RI Manager Nasution menilai perlu pengujian potensi maladministrasi dan keselamatan publik. Foto Ist

Jika risiko-risiko itu tidak diantisipasi, maka persoalan sesungguhnya ada pada tata Kelola, bukan lagi sekadar persoalan teknis.

Jangan Menunggu Korban Jiwa

Yang paling mengkhawatirkan dari berbagai peristiwa keselamatan publik yang pernah terjadi di Indonesia adalah melakukan evaluasi besar setelah korban berjatuhan.

Padahal, tidak adanya korban jiwa tidak berarti tidak ada persoalan. Justru keselamatan publik harus menggunakan prinsip sebaliknya: jangan pernah menunggu korban untuk menemukan kesalahan sistem.

Jembatan Pongpet seharusnya menjadi peringatan dini. Hari ini mungkin hanya terjadi kerusakan. Hari ini mungkin tidak ada korban jiwa. Tetapi bagaimana jika peristiwa serupa terjadi ketika jembatan digunakan oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari? Bagaimana jika yang berada di atas jembatan adalah anak-anak, orang tua, atau warga yang sedang membawa barang?

Dengan demkian, penyelenggara negara tidak boleh mengukur keberhasilan keselamatan hanya berdasarkan jumlah korban. Keselamatan adalah kewajiban sebelum kecelakaan terjadi!

Editor : Suriya Mohamad Said

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network