PANGANDARAN, iNewsPangandaran.id - Suasana di kawasan Pantai Timur Pangandaran mendadak geger setelah sebuah perahu katir bernama Lautan Biru terdampar di depan Pasar Ikan tanpa seorang pun berada di atasnya, Senin (29/6/2026) malam.
Perahu milik nelayan jaring sirang tersebut diketahui dikemudikan oleh Joni Muhroni (30), warga Blok Bojong Gebang, Dusun Kedungrejo, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran. Hingga berita ini ditulis, sang tekong masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 19.30 WIB. Seorang saksi, Mamay yang sedang memancing di sekitar Pantai Timur Pangandaran melihat perahu Lautan Biru berputar-putar di tengah laut tanpa awak.
"Saya awalnya mengira perahu itu sedang mencari arah karena terus berputar di tengah laut. Tapi setelah saya amati beberapa menit, tidak ada satu pun orang di atasnya. Mesin masih menyala dan perahu terus berputar. Saya langsung merasa ada yang tidak beres, lalu saya melapor ke petugas Satpolair," tutur Mamay.
Tak lama kemudian, perahu tersebut terbawa arus hingga terdampar di bibir pantai. Mesin perahu masih dalam kondisi menyala, namun tekong yang seharusnya mengendalikan perahu tidak berada di atas kapal.
Mengetahui kondisi tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian itu kepada personel Satpolair Polres Pangandaran.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, melalui Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin, S.H., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar lokasi.
"Saksi melihat perahu berputar-putar di laut tanpa ada orang di atasnya. Tidak lama kemudian perahu tersebut terdampar di bibir pantai. Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada Satpolairud Polres Pangandaran," ujarnya.
Petugas yang datang ke lokasi segera mengamankan perahu sebagai barang bukti, meminta keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang.
Hingga Senin malam, proses pencarian masih terus dilakukan. Petugas menyisir area perairan sekitar lokasi ditemukannya perahu guna mencari keberadaan Joni Muhroni.
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, memperhatikan kondisi cuaca, serta menggunakan perlengkapan keselamatan demi mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di laut.
Editor : Irfan Ramdiansyah
