Ia mengatakan, Pangandaran memiliki banyak potensi petarung muda yang selama ini belum memiliki panggung besar untuk berkembang. Karena itu, event ini juga dibuka luas bagi atlet-atlet dari berbagai daerah agar lahir persaingan sehat sekaligus pengalaman bertanding yang lebih berkualitas.
“Big Mike Fighting Series hadir sebagai tempat lahirnya bibit-bibit atlet baru yang nantinya bisa membawa nama daerah masing-masing ke tingkat regional, nasional bahkan internasional,” katanya.
Event tersebut diketahui telah mendapat dukungan dari sejumlah petinggi PERBATI, di antaranya Waketum III PERBATI Jadi Rajagukguk, Sekjen PERBATI Hengki Silatang, hingga Ketua Umum PERBATI Ray Zulham.
PERBATI sendiri merupakan induk organisasi olahraga tinju amatir di Indonesia yang telah resmi berafiliasi dengan federasi dunia, World Boxing.
Selain itu, sosok yang akan turut hadir adalah Muhammad Arisa Putra Pohan atau yang dikenal dengan nama Aka Boy Pohan, seorang wasit tinju internasional yang telah berpengalaman memimpin berbagai pertandingan bergengsi.
Kehadiran wasit internasional tersebut menjadi bukti keseriusan panitia dalam menghadirkan pertandingan profesional dan berkualitas di Pangandaran.
Maeckel menegaskan bahwa pihaknya ingin membangun ekosistem olahraga yang sehat di Pangandaran melalui ajang kompetisi profesional dan berkelanjutan.
Selain menjadi arena pertandingan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda melalui sportivitas, disiplin, mental bertarung, dan semangat pantang menyerah.
Tak hanya itu, panitia juga membuka peluang kerja sama bagi para sponsor, pengusaha, hingga pemerintah daerah untuk bersama-sama menyukseskan event besar tersebut.
“Dukungan dari berbagai pihak sangat kami harapkan agar Big Mike Fighting Series bisa berjalan aman, tertib, meriah, dan menjadi event kebanggaan masyarakat Pangandaran,” pungkas Maeckel Samuel.
Dengan gaung yang mulai terdengar luas, Big Mike Fighting Series diprediksi bakal menjadi magnet baru dunia olahraga bela diri di Pangandaran sekaligus panggung lahirnya petinju-petinju muda masa depan dari berbagai daerah.
Editor : Irfan Ramdiansyah
Artikel Terkait
