Setibanya di lokasi, situasi memanas. Cekcok mulut tak terhindarkan antara korban dan para pelaku. Adu argumen itu kemudian berubah menjadi aksi baku hantam di pinggir jalan.
Keributan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat yang melihat kejadian itu langsung turun tangan membela korban. Situasi pun semakin ricuh, perkelahian melibatkan beberapa orang tak bisa dihindari.
Belum diketahui secara pasti motif pencegatan tersebut. Namun kuat dugaan, insiden ini dipicu persoalan pribadi yang memanas di malam takbiran.
Agus, ayah korban, yang mengetahui anaknya terlibat perkelahian langsung bergerak cepat. Ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib di Polres Pangandaran untuk ditindaklanjuti.
Peristiwa ini menjadi peringatan bahwa euforia malam takbiran seharusnya tidak diwarnai aksi kekerasan yang justru merugikan banyak pihak.
Editor : Irfan Ramdiansyah
